Padang – Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Pemerintah Kota Padang mematangkan persiapan Kirab Api Obor Porprov XVI Sumbar 2026.
Finalisasi tersebut dibahas dalam rapat sinkronisasi yang digelar di Kantor Balai Kota Padang lama, Selasa (29/9/2026). Pertemuan itu membahas rangkaian prosesi, rute perjalanan, waktu kedatangan, hingga mekanisme penyambutan dan penyerahan Api Porprov di Kota Padang.
Rapat tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh pihak memiliki pemahaman dan jadwal yang sama menjelang pelaksanaan Kirab Api Obor pada 1–2 Oktober 2026.
Dewan Pengarah PB Porprov XVI Sumbar 2026, Dafrawira de Hansen, menjelaskan bahwa rangkaian Kirab Api Obor akan diawali dari Nagari Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Menurutnya, pengambilan api akan dilakukan melalui prosesi yang mengangkat unsur adat dan tradisi. Setelah prosesi pengambilan api selesai, api Porprov akan dikirab menuju Kabupaten Padang Pariaman dan diinapkan selama satu malam di Kantor Bupati Padang Pariaman.
“Setelah api diambil, pada sore harinya api akan dikirab dan diinapkan semalam di Kantor Bupati Kabupaten Padang Pariaman,” ujar Dafrawira, yang juga Wakil Ketua Umum IX KONI Sumatera Barat.
Selanjutnya, pada Jumat, 2 Oktober 2026, rombongan Kirab Api Porprov akan bergerak dari Padang Pariaman menuju Kota Padang.
Dafrawira mengatakan, salah satu agenda utama rapat tersebut adalah menyamakan waktu kedatangan, lokasi penyambutan, serta mekanisme penyerahan Api Porprov ketika tiba di Kota Padang.
“Kami hadir di sini ingin menyinkronkan, ingin menyamakan persepsi, ingin memfinalkan hari ini kalau bisa tidak ada berubah lagi,” tegasnya.
Setelah menjalani rangkaian kirab di Kota Padang, Api Porprov direncanakan diserahkan kembali kepada KONI Sumatera Barat pada Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Lokasi penyerahan direncanakan berlangsung di Kantor Gubernur Sumatera Barat.
PB Porprov juga mengusulkan agar rombongan kesenian yang dibawa Pemerintah Kota Padang ketika mengantarkan Api Porprov ke Kantor Gubernur dapat kembali bergabung dalam rombongan kirab menuju lokasi pembukaan.
Dafrawira menyebut usulan tersebut diharapkan dapat memperkuat nuansa budaya dan semarak prosesi Kirab Api Porprov XVI Sumbar 2026.
“Mudah-mudahan disetujui. Rombongan itu nanti akan kami bawa ikut rombongan membawa api dari Kantor Gubernur ke Istana Gubernur,” ujarnya.
Padang Siapkan Kirab Keliling Kota
Sementara itu, Sekretaris KONI Kota Padang, Dr. Tri Putra Junaidi, mengatakan Pemerintah Kota Padang bersama KONI dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait telah melakukan persiapan untuk menyambut kedatangan Api Porprov XVI Sumbar 2026.
Ia memastikan Kota Padang siap menjadi bagian dari rangkaian Kirab Api Obor, terlebih Kota Padang juga dipercaya menjadi tuan rumah untuk 20 cabang olahraga pada Porprov XVI Sumbar 2026.
“Insyaallah Padang sudah sangat siap. Api Obor Porprov XVI akan tiba di Pintu Tol Padang, kita kirab keliling kota dan dibawa ke Kantor Gubernur. Ini bukan sekadar pawai, ini adalah penyala semangat atlet kita,” kata Tri Putra.
Menurut Tri Putra, kirab di Kota Padang dirancang melewati sejumlah ruas jalan dan kawasan strategis. Rute tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyaksikan langsung rangkaian Kirab Api Obor.
Rute Kirab Api Porprov di Kota Padang
Rangkaian kirab direncanakan dimulai dari Kantor Balai Kota Padang di Aie Pacah. Dari lokasi tersebut, rombongan bergerak melalui sejumlah titik dengan rute:
Kantor Balai Kota Aie Pacah – Jalan By Pass – Simpang Kuranji – Simpang 4 Kuranji – simpang menuju Kampus Universitas Andalas – Simpang Pasar Baru – Simpang By Pass Lubeg – Simpang Tugu Linggarjati – Tugu Simpang Haru – RS Reksodiwiryo – Masjid Raya Ganting – Simpang Ranah – Simpang Pasar Gadang – bawah Jembatan Siti Nurbaya – Masjid Al Hakim – Lolong – Ulak Karang – DPRD Sumatera Barat – Jalan Khatib Sulaiman – Jalan Rasuna Said – Jalan Sudirman – Kantor Gubernur Sumatera Barat.
Tri Putra menjelaskan, rute tersebut sengaja dirancang mengelilingi sejumlah kawasan di Kota Padang agar masyarakat dapat ikut menyaksikan dan merasakan suasana menjelang Porprov XVI Sumbar 2026.
“Rutenya memang sengaja kita buat keliling agar masyarakat Padang ikut merasakan euforia Porprov. Kita ingin semua warga melihat dan memberi semangat,” ujarnya.
147 Kendaraan Disiapkan
Untuk mendukung kelancaran prosesi, sebanyak 147 kendaraan direncanakan terlibat dalam iring-iringan Kirab Api Obor Porprov XVI di Kota Padang.
Berdasarkan rincian yang disampaikan KONI Kota Padang, kendaraan tersebut terdiri atas satu unit kendaraan Kominfo, satu unit kendaraan foredher, lima unit Jeep, satu unit Kereta Kencana, 20 unit Harley Davidson, 10 unit motor gede (moge), tiga unit odong-odong, satu unit mobil Wali Kota, kendaraan OPD yang bersifat tentatif, satu unit mobil pemadam kebakaran/rescue, satu unit mobil PMI, satu unit ambulans, 100 unit kendaraan Dubalang Kota, serta satu unit mobil bak terbuka.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari persiapan pengamanan, pelayanan, sekaligus memeriahkan prosesi kirab.
Tri Putra mengatakan seluruh persiapan diarahkan agar pelaksanaan Kirab Api Obor di Kota Padang dapat berlangsung sesuai rencana.
“Target kita, Kirab Api Obor Kota Padang 2 Oktober ini berjalan lancar, aman, meriah dan sukses. Padang siap jadi tuan rumah terbaik untuk Porprov XVI,” tuturnya.
Kirab Api Obor Porprov XVI Sumatera Barat 2026 menjadi salah satu rangkaian penting menjelang pelaksanaan pesta olahraga tingkat provinsi tersebut. Bagi Kota Padang, kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk menyambut kontingen dan masyarakat olahraga Sumatera Barat yang akan beraktivitas di sejumlah lokasi pertandingan.
Dengan finalisasi bersama antara PB Porprov, KONI, Pemerintah Kota Padang dan OPD terkait, seluruh rangkaian kirab diharapkan dapat terlaksana secara tertib, aman dan sesuai dengan agenda yang telah disepakati.
