Kirab Api Obor Porprov XVI Sumbar 2026, Fadly Amran dan Erianto Serukan Penguatan Pembinaan Atlet

Padang – Kirab Api Obor Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat Tahun 2026 digelar di Kota Padang, Kamis (1/10/2026) pagi.

Kegiatan kirab api obor tersebut menjadi bagian dari rangkaian menjelang pelaksanaan Porprov XVI Sumbar sekaligus momentum untuk membangkitkan semangat olahraga dan memperkuat pembinaan prestasi atlet.

Kirab api obor diselenggarakan Panitia Besar (PB) Porprov XVI Sumatera Barat bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Pemerintah Kota Padang. Kegiatan dipusatkan di Kantor Balai Kota Padang, Jalan Bagindo Aziz Chan, Aie Pacah, Kota Padang.

Dari kawasan Balai Kota Padang, rombongan kirab api obor bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan dan kawasan utama di Kota Padang. Kegiatan tersebut melibatkan unsur pemerintah, insan olahraga serta pemangku kepentingan terkait dalam rangka menyambut penyelenggaraan Porprov XVI Sumbar Tahun 2026.

Rute kirab api obor dimulai dari Kantor Balai Kota Padang Aie Pacah, kemudian melintasi Jalan By Pass, Simpang Kuranji, Simpang Empat Kuranji, kawasan menuju Kampus Universitas Andalas, Simpang Pasar Baru, Simpang By Pass Lubeg, Simpang Tugu Linggarjati, Tugu Simpang Haru, Rumah Sakit Reksodiwiryo, Masjid Raya Ganting, Simpang Ranah, Simpang Pasar Gadang, bawah Jembatan Siti Nurbaya, Masjid Al Hakim, Lolong, Ulak Karang, Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Simpang Ampang, Kalawi, Simpang Empat Kampung Lalang, kemudian kembali melalui kawasan By Pass dan finis di Kantor Balai Kota Padang Aie Pacah.

Kirab Api Obor tersebut tidak hanya menjadi rangkaian seremoni menuju Porprov, tetapi juga menjadi ruang untuk menguatkan pesan mengenai pentingnya pembinaan atlet secara terencana, konsisten dan berkelanjutan.

Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang Eka Putra Buhari, jajaran pejabat dan kepala bidang Dispora Kota Padang, serta jajaran pengurus KONI Kota Padang.

Turut hadir Staf Khusus KONI Kota Padang Musmaizer Dt. Gamuak, Sekretaris Umum KONI Kota Padang Dr. Tri Putra Junaidi Nast, S.Pd., M.Pd., Bendahara Umum KONI Kota Padang Zulhardi Z. Latif, S.H., M.M., beserta jajaran.

Kehadiran unsur pemerintah dan jajaran KONI tersebut menunjukkan keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung penyelenggaraan Porprov sekaligus pembinaan olahraga di Kota Padang.

Fadly Amran: Pembinaan Generasi Muda Tidak Cukup Melalui Pendidikan

Wali Kota Padang Fadly Amran dalam sambutannya mengatakan, pembangunan generasi muda tidak cukup hanya melalui pendidikan. Menurutnya, pengembangan potensi generasi muda juga perlu dilakukan melalui pembinaan olahraga yang terarah dan berkelanjutan.

Ia menyebut pembinaan generasi muda mencakup kemampuan, karakter, mental, kedisiplinan hingga prestasi.

Menurut Fadly, olahraga memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun karakter melalui proses latihan dan kompetisi.

“Kita bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan menjadi saksi bagaimana hausnya anak-anak muda kita, hausnya pemuda-pemudi Sumatera Barat, serta para mantan atlet untuk melihat prestasi anak terbaik dari kancah provinsi, nasional hingga internasional,” ujar Fadly.

Fadly menegaskan keinginan meraih prestasi harus diiringi sistem pembinaan yang terencana. Pemerintah bersama organisasi olahraga dan pemangku kepentingan, kata dia, memiliki tanggung jawab menciptakan ruang yang mendukung perkembangan potensi generasi muda.

Ia juga menilai konsep generasi emas tidak hanya berkaitan dengan keberhasilan pendidikan formal maupun informal. Prestasi olahraga, menurutnya, merupakan salah satu bagian dari pembangunan sumber daya manusia.

Proses latihan dan kompetisi, lanjut Fadly, dapat menjadi sarana membangun kedisiplinan, sportivitas, tanggung jawab dan daya juang.

“Berbicara kepribadian generasi emas bukan hanya di bidang pendidikan saja, baik formal maupun informal, tetapi juga dalam prestasi,” katanya.

Karena itu, Fadly berharap pembinaan atlet di Sumatera Barat dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan. Sinergi antara pemerintah, KONI, organisasi cabang olahraga, atlet, pelatih, mantan atlet, keluarga dan masyarakat dinilai diperlukan untuk membangun ekosistem olahraga yang mendukung lahirnya atlet berprestasi.

Fadly juga mengapresiasi berbagai pihak yang selama ini memberikan perhatian terhadap pengembangan olahraga dan pembinaan generasi muda di Sumatera Barat.

Menurutnya, dukungan terhadap olahraga tidak semata-mata diukur dari pertandingan dan jumlah medali. Olahraga juga memiliki fungsi dalam membentuk karakter generasi muda.

“Insyaallah kita dapat menyiapkan generasi muda yang betul-betul emas,” ucapnya.

Ia kemudian mengajak keluarga besar insan olahraga menjaga komunikasi dan kebersamaan. Pengalaman mantan atlet dan senior olahraga, menurut Fadly, dapat ditularkan kepada generasi atlet berikutnya sebagai bagian dari proses pembinaan.

Dengan demikian, atlet muda diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga mental bertanding dan karakter yang kuat.

“Kita ingin komunikasi yang baik ini terus terjaga. Ini bukan hanya untuk generasi hari ini, tetapi juga untuk generasi yang akan datang,” katanya.

Fadly menambahkan Pemerintah Kota Padang akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam mendukung peningkatan prestasi olahraga.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor diperlukan agar pembinaan atlet dapat berjalan secara terarah dan berkelanjutan.

Erianto: Padang Berlomba, Padang Juara

Ketua Umum KONI Kota Padang Erianto menyampaikan, apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pembinaan dan pengembangan olahraga di Kota Padang.

Erianto mengatakan prestasi olahraga tidak dapat diraih secara instan. Keberhasilan atlet, menurutnya, merupakan hasil proses panjang yang membutuhkan perencanaan, konsistensi, disiplin serta dukungan berbagai pihak.

“Padang berlomba, Padang juara, visi dan misi Wali Kota Padang,” ujar Erianto.

Ia mengatakan atlet menjadi salah satu bagian penting dalam upaya mengangkat nama daerah melalui prestasi olahraga.

Karena itu, KONI Kota Padang terus mendorong pembinaan secara berkelanjutan, mulai dari penjaringan bibit atlet, pembinaan usia muda, pemusatan latihan hingga persiapan menghadapi berbagai kejuaraan.

Menurut Erianto, kemampuan teknis belum cukup menjadi modal seorang atlet. Disiplin, mental bertanding, sportivitas, kekompakan dan semangat juang juga perlu dibangun selama proses pembinaan.

Ia menilai prestasi olahraga merupakan hasil kerja bersama. Atlet membutuhkan dukungan pelatih, pengurus cabang olahraga, keluarga, pemerintah, KONI dan masyarakat, baik selama proses pembinaan maupun ketika menghadapi pertandingan.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama membangun pembinaan olahraga secara berkelanjutan. Atlet harus mendapatkan ruang untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujar Erianto.

Erianto berharap komunikasi dan sinergi seluruh pemangku kepentingan olahraga terus diperkuat. Menurutnya, pembinaan tidak seharusnya berhenti pada satu agenda atau kejuaraan, tetapi menjadi proses berkelanjutan untuk mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi tingkat provinsi, nasional hingga internasional.

Ia menambahkan KONI Kota Padang berkomitmen mendukung cabang olahraga dan atlet yang sedang menjalani proses pembinaan.

Setiap prestasi yang diraih atlet, kata dia, merupakan bagian dari kerja keras bersama yang perlu diapresiasi.

“Ini bukan hanya tentang pertandingan dan medali, tetapi juga tentang proses membentuk karakter, kedisiplinan, tanggung jawab dan semangat generasi muda melalui olahraga,” katanya.

Erianto kemudian mengajak seluruh insan olahraga Kota Padang menjaga kebersamaan dan menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti berbagai kompetisi.

Ia berharap dukungan pemerintah, KONI, cabang olahraga, pelatih, atlet, keluarga dan masyarakat terus diperkuat sehingga pembinaan olahraga di Kota Padang dapat berjalan secara berkelanjutan.

Kirab Api Obor Porprov XVI Sumatera Barat Tahun 2026 menjadi salah satu momentum yang mempertemukan unsur pemerintah, insan olahraga, atlet dan masyarakat dalam menyambut pesta olahraga tingkat provinsi.

Lebih dari sekadar rangkaian kegiatan menuju pertandingan, kirab tersebut juga membawa pesan tentang pentingnya kesinambungan pembinaan atlet agar generasi muda Sumatera Barat memiliki ruang untuk berkembang dan berprestasi pada tingkat yang lebih tinggi. (*)

More from the blog

Porprov XVI Sumbar: FAJI Padang Bawa 32 Atlet, Bidik 7 Medali Emas

Padang - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Raju Minropa, S.STP., M.Si., melepas kontingen Arum Jeram (FAJI) Kota Padang yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi...

34 Atlet Taekwondo Kota Padang Resmi Dilepas Menuju Porprov XVI Sumbar

Padang - Kontingen Taekwondo Indonesia (TI) Kota Padang resmi dilepas untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI Tahun 2026. Pelepasan kontingen berlangsung di halaman...

19 Kontingen Resmi Terdaftar, Porprov XVI Sumbar 2026 Siap Digelar 2 Oktober

Padang - Kepastian pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat Tahun 2026 semakin menguat. Sebanyak 19 kontingen kabupaten/kota se-Sumatera Barat dipastikan telah menyelesaikan...

ABTI Padang Matangkan Persiapan, Bidik Lima Emas dan Juara Umum Bola Tangan Porprov XVI

Padang - Pengurus Kota (Pengkot) Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Padang terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Sebanyak 26...