Padang – Sebanyak 12 atlet bulutangkis Kota Padang menjalani pemusatan latihan atau Training Center (TC) sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat Tahun 2026.
Pemusatan latihan tersebut dilaksanakan di Hall Bulutangkis PB Mahmuda, kawasan Belimbing, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. TC diikuti 12 atlet yang berasal dari sejumlah klub bulutangkis di Kota Padang, masing-masing enam atlet putra dan enam atlet putri.
Sekretaris Umum (Sekum) PBSI Kota Padang, Akhiruddin, mengatakan TC menjadi salah satu tahapan persiapan untuk mematangkan kesiapan atlet sebelum tampil pada Porprov XVI Sumbar.
“TC ini kita laksanakan dalam rangka persiapan menghadapi Porprov XVI Sumbar. Atlet yang mengikuti TC berasal dari beberapa klub di Kota Padang, terdiri dari enam putra dan enam putri,” ujar Akhiruddin, Sabtu (26/9/2026).
Menurut Akhiruddin, pemusatan latihan tersebut dilaksanakan secara bertahap. Tahap pertama berlangsung pada 15 hingga 20 September 2026, sedangkan tahap kedua dilaksanakan pada 22 hingga 29 September 2026.
Pembagian TC dalam dua tahap tersebut menjadi bagian dari upaya PBSI Kota Padang memberikan ruang persiapan yang lebih terarah bagi para atlet. Materi latihan diarahkan untuk meningkatkan kesiapan atlet dari berbagai aspek yang dibutuhkan dalam pertandingan, mulai dari teknik permainan, kondisi fisik hingga kesiapan mental.
“Persiapan ini penting untuk memastikan atlet memiliki kesiapan yang baik sebelum bertanding. Karena itu, TC menjadi salah satu bagian dari tahapan pembinaan yang kita lakukan,” jelasnya.
Porprov XVI Sumatera Barat sendiri dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 14 Oktober 2026. Ajang tersebut menjadi arena bagi para atlet dari kabupaten dan kota se-Sumatera Barat untuk berkompetisi sekaligus mengukur hasil pembinaan olahraga di masing-masing daerah.
Dalam menghadapi Porprov XVI Sumbar, PBSI Kota Padang memasang target empat medali emas. Target tersebut sekaligus dibarengi dengan sasaran untuk membawa Kota Padang menjadi juara umum cabang olahraga bulutangkis.
“Target kita empat medali emas dan juara umum di cabang olahraga bulutangkis. Untuk itu, para atlet terus kita persiapkan secara maksimal melalui TC,” kata Akhiruddin.
Target tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi 12 atlet yang dipersiapkan untuk membawa nama Kota Padang di tingkat provinsi. Karena itu, selain menjalani program latihan, para atlet juga dituntut menjaga kondisi fisik dan konsistensi latihan hingga pelaksanaan pertandingan.
Akhiruddin menegaskan, Porprov XVI Sumbar 2026 merupakan momentum penting bagi atlet bulutangkis Kota Padang untuk menunjukkan kemampuan terbaik setelah melalui rangkaian proses persiapan dan pembinaan.
Dengan melibatkan atlet dari sejumlah klub di Kota Padang, PBSI Kota Padang berharap proses TC dapat membangun kesiapan tim secara menyeluruh. Evaluasi selama pemusatan latihan juga menjadi bagian penting untuk melihat perkembangan kemampuan masing-masing atlet menjelang pertandingan.
PBSI Kota Padang selanjutnya akan memfokuskan persiapan pada tahap akhir sebelum para atlet memasuki arena Porprov XVI Sumbar. Hasil pertandingan nantinya akan menjadi salah satu tolok ukur dari proses pembinaan bulutangkis yang telah dilakukan di Kota Padang.
Bagi para atlet, Porprov XVI Sumbar 2026 bukan hanya menjadi ajang perebutan medali, tetapi juga kesempatan untuk membawa nama Kota Padang dan menunjukkan hasil pembinaan yang telah mereka jalani melalui klub maupun program persiapan menghadapi kompetisi tingkat provinsi.
